Tutup Ventilasi Saluran HDPE terbuat dari bahan polietilen densitas tinggi yang ramah lingkungan dan memiliki banyak fitur dan keunggulan. Bahan polietilen memiliki stabilitas kimia dan secara efektif dapat menahan erosi berbagai zat kimia, sehingga memperpanjang umur pipa. Bahkan dalam kondisi iklim, stabilitasnya tetap cukup baik tanpa deformasi atau retak.
Karakteristik Teknis
Produk ini memiliki desain unik dan struktur kompak. Tutup Ventilasi Saluran HDPE memiliki fungsi ventilasi yang efisien, yang secara efektif dapat menghilangkan kelembapan dan gas berbahaya di dalam pipa drainase, mencegah tumbuhnya jamur dan bakteri di dalam pipa, serta menjamin kesehatan pengguna dan pengoperasian normal sistem pipa. Pada saat yang sama, permukaannya yang halus mengurangi kemungkinan penyumbatan, memastikan drainase tidak terhalang. Tutup Ventilasi Saluran HDPE juga memiliki sifat mekanik yang lebih baik. Bahan polietilen densitas tinggi memiliki kekuatan tarik dan ketangguhan benturan yang baik, tahan terhadap gaya luar yang besar, dan tidak mudah rusak. Pada saat yang sama, bobotnya ringan dan mudah dipasang, menghemat waktu dan biaya konstruksi.
Spesifikasi
| SPESIMIKASI |
| 50 |
| 75 |
| 110 |
| 160 |
Pipa polietilen densitas tinggi (HDPE) banyak digunakan dalam sistem air kota, industri, dan perumahan. Siku Setara Butt Fusion HDPE memaink...
BACA SELENGKAPNYAPipa polietilen densitas tinggi (HDPE) banyak digunakan dalam sistem pasokan air, distribusi gas, air limbah, dan transportasi bahan kimia karena k...
BACA SELENGKAPNYAPerlengkapan drainase siphon HDPE banyak digunakan dalam sistem drainase bangunan modern. Ketahanannya terhadap korosi, sifatnya yang ringan,...
BACA SELENGKAPNYAFitting berulir HDPE (High-Density Polyethylene) banyak digunakan dalam industri pasokan air, drainase, gas, dan kimia karena ketahanan terhadap ko...
BACA SELENGKAPNYADalam sistem perpipaan modern, HDPE (High-Density Polyethylene), PPR (Random Copolymer Polypropylene), dan PVC (Polivinil Klorida) adalah tiga jeni...
BACA SELENGKAPNYATETAP BERHUBUNGAN